DULU CLEANING SERVICE, SEKARANG PUNYA 940 CABANG RESTORAN CEPAT SAJI

DULU CLEANING SERVICE, SEKARANG PUNYA 940 CABANG RESTORAN CEPAT SAJI

 

 

Siapa yang tidak kenal bisnis restoran cepat saji Rocket Chicken ? pemiliknya bernama Nurul Atik. Dulu hanya Cleaning Service, sekarang  telah memiliki 940 cabang tersebar di seluruh Indonesia.

Nurul Atik lahir di Jepara, Jawa Tengah, pada 25 Juni 1966. Ia merupakan anak bungsu dari 9 bersaudara yang sehari-hari bekerja sebagai Petani.

Latar belakang ekonominya yang kurang ini membuat Atik tidak dapat menikmati pendidikan dengan baik. Kedua orang tuanya bahkan tidak bisa membaca dan menulis sehingga tidak ada yang dapat mengajarinya.

Hal ini berdampak pada prestasinya di sekolah. Atik tidak pandai dalam menguasai mata pelajaran di sekolah sehingga Nilai-nilainya yang ia dapat juga tergolong biasa saja.

Karena tuntutan ekonomi juga Atik tidak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hanya dengan ijazah SMA, ia memutuskan untuk mencari pekerjaan.

Pada awalnya Atik bekerja sebagai pembantu di California Fried Chicken (CFC) dengan gaji sedikit. Untuk menghemat biaya hidup, Atik pun harus mencari tempat kos yang jaraknya sekitar lima kilometer dari tempatnya bekerja. Untuk menghemat biaya hidup, ia memilih berjalan kaki sampai satu kilometer. Seiring karier kondisi ekonomi yang membaik, pada usia 29 tahun, Atik menikah dengan Emy Setiawati, seorang karyawan di sebuah swalayan di Yogyakarta. Tetapi gaji yang diterima Atik tak mampu memenuhi kebutuhan selama satu bulan.

Ketika krisis keuangan melanda Indonesia tahun 1998, Atik memutuskan keluar dan membuat usaha sendiri. Pada 21 Februari 2010, Atik mendirikan usaha sendiri dengan nama Rocket Chicken di Jalan Wolter Monginsidi, Semarang. Usaha Rocket Chicken menyasar kelas menengah kebawah sehingga dalam waktu setahun telah memiliki 83 mitra.

Pada tahun 2021 usahanya itu kini sudah memiliki waralaba sebanyak 940. Omzetnya pun tak tanggung-tanggung,  pada tahun lalu, omzetnya mencapai Rp1 triliunan lebih.

"Tahun ini sudah 30 cabang, di tahun 2020, saat pandemi 163 cabang. Omzet tahunan Rp1 triliun lebih, tapi itu omzet belum tentu profit. Itu saat pandemi," ungkapnya.

Satu lagi yang bikin sosok Atik inspiratif adalah motivasi hidupnya sederhana. Ia ingin anaknya memiliki kehidupan yang lebih baik darinya.

"Prinsip saya, saya hanya meyakinkan diri anak-anak saya itu lebih baik," kata Atik.

"Dan bagaimana saya menciptakan lapangan pekerjaan sebaik-baiknya. Saya enggak mau ibaratnya tim saya menganggap saya bos, anggaplah saya sebagai kakak, saudara, teman."

Milyader sukses tapi hidupnya tetap sederhana, sungguh inspiratif ya sahabat ?

 

Komentar